GALI POTENSI UKIR PRESTASI

 


PERTEMUAN KE-3 KBMN PGRI GELOMBANG 34

Jumat, 24 April 2026

NARASUMBER    : AAM NURHASANAH, S. Pd.

MODERATOR        : EKA YULIA, M. Pd.

Membersamai kita pada malam ini yang merupakan pertemuan ketiga, yaitu seorang narasumber hebat yang sudah tidak diragukan lagi kepiawaiannya dan menulis. Segudang prestasi dan pengalamannya di dunia menulis sudah membuktikan bahwa bunda Aam adalah seorang penulis handal. Bunda Aam adalah seorang guru Mapel Bahasa Indonesia yang juga dikenal sebagai penulis, guru bloger, narasumber, moderator, kurator, editor, dan Tim Solid om Jay. Juga tak kalah hebatnya moderator yang memandu pada malam ini yaitu Bunda Eka Yulia, M. Pd.

Mengawali pertemuan narasumber hebat menyampaikan bahwa: "Setiap individu mempunyai potensi dalam dirinya, baik berupa bakat, minat, atau kemampuan yang dapat dikembangkan". Hal ini sejalan dengan Sabda Rasulullah SAW. yang mengatakan bahwa: "Setiap anak yang lahir dalam keadaan fitrah". 

Potensi yang dimiliki setiap orang tersebut, tidak akan terlihat jika tidak digali dan diasah melalui usaha yang sungguh-sungguh. "Menggali potensi berarti mengenali, menemukan, dan mengembangkan bakat atau kemampuan yang ada dalam diri kita. Menggali potensi dilakukan melalui belajar, latihan, dan mencoba hal-hal baru.

Adapun "Ukir prestasi" berarti membuat atau menciptakan pencapaian yang membanggakan dari potensi yang sudah digali tadi. Kata "ukir" digunakan karena prestasi tidak datang dengan sendirinya. pretasi tidak datang secara instan. Semua butuh proses, kerja keras, dan ketekunan untuk bisa meraih sebuah prestasi. sebagaimana kayu atau batu yang diukir menjadi  sebuah karya indah yang bernilai seni.

Menggali potensi diri dapat dimulai dari hal-hal sebagai berikut:

  • Hal yang disukai
  • Hal yang dialami
  • Hal yang dikuasai
Bunda Aam membagikan kisahnya di dunia menulis yang diawali dari kesukaannya menulis. Bergabung dengan KBMN gelombang 8 dan gagal. Kegagalannya tidak membuatnya putus asa, bergabung kembali di KBMN gelombang 12 lebih fokus dan bersungguh-sungguh sehingga berhasil lulus. Ketika menjadi peserta di gelombang 12 itu Bunda Aam mengikuti tantangan dari ibu Kanjeng sehingga lahirlah buku antologi pertamanya yang berjudl" Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng".

Berkat ketekunan dan kesungguhan beliau dalam mengkuti KBMN, Bunda Aam berhasil memenuhi persyaratan untuk bisa lulus dari KBMN adalah membuat buku solo, maka lahirlah buku solo pertama beliau yang berjudul " Mengukir mimpi jadi penulis hebat".

Setelah lulus sebagai peserta di gelombang 12, bunda Aam alih profesi menjadi moderator yang pada akhirnya melahirkan buku solo kedua yang berjudul " Kunci Sukses Menjadi Moderator Online". Kepiawaiannya dalam menulis dibuktikan dengan menjadi juara 1 pada lomba blog, menulis tanpa jeda selama 28 hari. Kecintaannya dalam menulis melahirkan buku solo yang ketiga yang berjudul " Blogger Inspiratif". Sungguh prestasi yang luar biasa.

Selanjutnya Bunda Aam menjawab kembali tantangan dari Bu Kanjeng menjadi Kurator (Penanggung jawab naskah buku)` maka lahirlah buku-buku para alumni KBMN. Selanjutnya Bunda Aam juga dipercaya untuk mengedit novel seorang murid, alumni di sekolahnya yang kerja menjadi TKW di Aran Saudi yang bernama Juminah. Nasakh tulisan hanya dikirim via WA dan butuh waktu 2 bulan dan terkumpullah naskan sebanyak 300 halaman. buku tersebut menceritakan tentang kehidupan Juminah menjadi TKI demi membiayai sekolah adik-adiknya dan perjalanannya mencari cinta sejati. 

Tak berhenti sampai di situ, Bunda Aam juga mengajak para kepala sekolah untuk menulis sehingga lahirlah buku kumpulan tulisan para Kepala Sekolah, dan juga mengajak murid-murid untuk sampai melahirkan seorang murid  yang bernama Berbie Lie yang mengukir prestasi menulis cerpen tingkat nasional. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan.

Tak puas dengan prestasi yang sudah diraihnya Bunda Aam kembali mengikuti tantangan menulis hanya dalam waktu satu minggu, dan bukunya berhasil tembud ke penerbit mayor PT. Andi Offset Yogyakarta, yang menjadi "gongnya" dari karya Bunda Aam nurhasanah yang begitu fenomenal. Buku tersebut berjudul " Parenting 4.0: Mengenali Pribadi dan Potensi Anak Generasi multiple Intelligences". Buku ini merupakan hasil kolaborasi dengan Prof. Richardus Eko Indrajit. 



Bunda Aam memang luar biasa, semua pengalamannya dalam menulis melahirkan buku solo yang ke empat yaitu: "Rajin Menulis Berbuah Manis". Buku ini menceritakan buah perjalanan menulis dari mulai peserta, moderator, kurator, editor berbuah manis mejadi narasumber dan juri blog.
Berikut ini buku-buku karya bunda Aam Nurhasanah yang sangat produktif dalam menulis:                                                              

Berkat keseriuasn dan kesungguhannya dalam menulis, serta kecintaannya terhadap dunia menulis beliau telah melahirkan 65 buku dalam bentuk antologi dan buku solo. Sungguh prestasi yang sangat menakjubkan. 

Penutup
Pertemuan malam ini sangat menginspirasi dan membakar motivasi menulis saya. Kisah Bunda Aam sangat membekas dan menyentuh hati untuk mengukir mimpi menjadi penulis hebat. 

Perjalanan Bunda Aam sebagai penulis yang pada mulanya pernah gagal sampai kemudian meraih kesuksesan yang sangat luar biasa dapat dijadikan contoh dan panutan bagi kami penulis pemula untuk tidak takut gagal dan tidak menyerah ketika mengalami kegagalan. Kegagalan adalah kessuksesan yang tertunda, begitulah orang bijak berkata.

Menngenali dan menggali potensi diri merupakan langkah awal menuju kesuksesan.

Semangat menulis!

Karena "menulis bukan sekedar mncatat kata-kata, tetapi juga merupakan proses menggali potensi diri, menggali kreativitas, dan membentuk identitas".

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENULIS RESUME DI BLOG